Bondowoso|Berita-kompas.com – Suasana khidmat dan penuh semangat persaudaraan menyelimuti Perumahan De Prima Pejaten, Minggu (14/6/2026). Sebanyak 187 calon anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bondowoso mengikuti Tes Ayam Jago, sebuah tahapan sakral dalam proses penerimaan anggota baru. Di balik lancarnya kegiatan tersebut, hadir langsung Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. untuk memastikan pengamanan berjalan optimal.
Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Bondowoso ini bukan sekadar seremonial. Sejak kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB, AKBP Aryo Dwi Wibowo memantau langsung setiap tahapan, mulai dari registrasi, verifikasi peserta, apel pembukaan, pemeriksaan kesehatan, hingga ujian inti yang dinilai oleh tim penguji. Ia didampingi jajaran pejabat utama, termasuk Wakapolres Kompol I Gede Suartika, Kabag Ops Kompol Nanang Sugiyono, serta para perwira pengendali dari masing-masing wilayah.
"Kami instruksikan seluruh personel untuk mengedepankan langkah preemtif dan preventif, perkuat deteksi dini, serta tingkatkan koordinasi dengan panitia, pengurus PSHT, dan seluruh pemangku kepentingan," tegas AKBP Aryo kepada awak media.
Tes Ayam Jago tahun ini diikuti 187 peserta yang berasal dari berbagai ranting dan komisariat se-Kabupaten Bondowoso. Panitia membagi mereka ke dalam empat sesi agar pelaksanaan lebih efektif:
· Sesi 1 (07.00-10.00 WIB): 47 peserta dari Ranting Maesan dan Grujugan.
· Sesi 2 (10.00-11.00 WIB): 27 peserta dari Ranting Pakem, Wringin, Cermee, Prajekan, Klabang, Tamanan, dan Sumber Wringin.
· Sesi 3 (11.00-14.00 WIB): 65 peserta dari Ranting Jambesari, Tlogosari, Taman Krocok, dan Bondowoso Kota.
· Sesi 4 (14.00-15.00 WIB): 48 peserta dari Ranting Curahdami, Tenggarang, Pujer, Wonosari, Binakal, serta Komisariat At Taqwa dan Yonif 514/Sabaddha Yudha.
Kapolres menambahkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik. "Pengamanan yang profesional adalah wujud nyata pelayanan kami," ujarnya.
Berkat sinergi antara kepolisian, panitia, dan seluruh peserta, rangkaian kegiatan yang ditutup dengan doa bersama itu berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kebersamaan serta kedisiplinan yang terlihat sepanjang acara menjadi cermin kuat bahwa kondusivitas daerah dapat terjaga jika semua elemen masyarakat bahu-membahu.
Tim Liputan : Polres Bondowoso
Editor : Bamz