Lapas Kelas I Madiun Ikuti Uji Kompetensi dan Potensi ASN dalam Program Profiling ASN

Ket Foto : Lapas Kelas I Madiun Ikuti Uji Kompetensi dan Potensi ASN dalam Program Profiling ASN
Ket Foto : Lapas Kelas I Madiun Ikuti Uji Kompetensi dan Potensi ASN dalam Program Profiling ASN

Uji Kompetensi

Lapas Kelas I Madiun Ikuti Uji Kompetensi dan Potensi ASN dalam Program Profiling ASN

 

Sidoarjo Berita Kompas.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun mengikuti pelaksanaan Uji Kompetensi dalam rangka Program Kebijakan Profiling ASN (ProfASN) yang diselenggarakan pada Kamis (10/9/2026) di Kantor Regional II BKN Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan penilaian kompetensi dan potensi Aparatur Sipil Negara (ASN) guna mendukung pemetaan kompetensi serta pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. 

 

Berdasarkan surat tugas Kepala Lapas Kelas I Madiun, sebanyak 12 pejabat Lapas Kelas I Madiun ditugaskan mengikuti kegiatan tersebut, mulai dari tingkat Eselon II.b hingga Eselon IV.b. Peserta terdiri atas Kepala Lapas Kelas I Madiun Fajar Nur Cahono beserta jajaran pejabat struktural pada bidang pembinaan, kegiatan kerja, administrasi keamanan dan tata tertib, tata usaha, keuangan, bimbingan kemasyarakatan, pengelolaan hasil kerja, pelaporan dan tata tertib, keamanan, serta perawatan narapidana. 

 

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan registrasi peserta pada pukul 07.00–07.30 WIB, dilanjutkan pengarahan pukul 07.30–08.00 WIB dan pelaksanaan ujian pada pukul 08.00–11.00 WIB. Uji kompetensi tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari program kebijakan Profiling ASN yang menitikberatkan pada penilaian kompetensi dan potensi ASN secara terukur.

 

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menekankan bahwa pelaksanaan profiling ASN merupakan langkah penting untuk memperoleh gambaran kompetensi dan potensi setiap pegawai secara objektif. “Profiling ASN diharapkan dapat menjadi instrumen dalam memetakan kompetensi dan potensi pegawai, sehingga pengembangan sumber daya manusia dapat dilakukan secara lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan organisasi,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Madiun Fajar Nur Cahyono menyampaikan bahwa keikutsertaan jajaran Lapas Kelas I Madiun merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pengembangan ASN sekaligus upaya mendorong peningkatan kapasitas pegawai.

 

“Kami mendukung penuh pelaksanaan Profiling ASN ini. Hasil penilaian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kompetensi dan potensi jajaran, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan kapasitas dalam menunjang pelaksanaan tugas Pemasyarakatan secara profesional,” ungkap Fajar.

 

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Madiun berkomitmen untuk terus mendukung penguatan kualitas dan profesionalisme ASN, sehingga setiap pegawai mampu menjalankan tugas sesuai kompetensi, tanggung jawab, dan kebutuhan organisasi.

 

*} Publisher Jack'supit 

 

Editor : Lambang K