Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bondowoso Tebar Kepedulian Bernilai Ibadah

BONDOWOSO| Berita-kompas.com – Di balik semangat peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang penuh khidmat, terbersit sinar keberkahan dari Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang menyatu dalam sebuah aksi nyata kepedulian. Polres Bondowoso tak sekadar merayakan, melainkan menghadirkan pengabdian tanpa batas melalui bakti kesehatan berupa khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Ratusan warga memadati Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso, pada Sabtu (27/6/2026) pagi. Mereka datang bukan hanya untuk sekadar mendapat layanan kesehatan, melainkan merasakan sentuhan kasih dari institusi kepolisian yang hadir di tengah-tengah mereka.

Mengabdi dengan Hati, Berbagi dengan Ikhlas

Sejak pagi, lokasi kegiatan telah dipenuhi derap langkah warga yang antusias. Rangkaian acara dibuka dengan penampilan Hadrah Al Madzhab Prajekan yang mengalunkan syair-syair religi, menciptakan suasana khusyuk sekaligus semarak.

Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., didampingi Wakapolres Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., para pejabat utama Polres Bondowoso, Kapolsek Prajekan AKP Hadi Sugono, S.H., serta unsur Muspika Kecamatan Prajekan, tenaga kesehatan RS Bhayangkara Tk III Bondowoso, dan Puskesmas Prajekan, bersama-sama membuka kegiatan tersebut.

Suasana semakin hangat ketika lagu Indonesia Raya dan Syubbhanul Wathon Ya Lal Wathon berkumandang, diikuti doa bersama yang memohon keberkahan bagi seluruh rangkaian kegiatan.

Antusiasme Melampaui Kuota, Bukti Masyarakat Menanti Kehadiran Polri

Ketua Tanfidziyah MWCNU Prajekan, H. Moh. Badrus Zaman, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Menurutnya, antusiasme masyarakat begitu luar biasa. Awalnya panitia hanya menyediakan kuota 50 peserta khitanan, namun jumlah pendaftar membeludak hingga mencapai 75 anak. Itu pun masih banyak warga yang belum kebagian.

"Selain khitanan massal, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, tekanan darah, hingga konsultasi kesehatan secara gratis. Ini sangat membantu dan benar-benar dinantikan warga," ujarnya penuh haru.

Tak lupa, 75 anak peserta khitanan mendapatkan cokelat sebagai bentuk perhatian dan penyemangat, mengukir senyum ceria di wajah mereka yang baru saja menjalani prosesi sakral tersebut.

Polri untuk Masyarakat, Pengabdian yang Bernilai Ibadah

Di tengah kesibukan memantau jalannya kegiatan, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa kegiatan ini adalah implementasi nyata semangat Polri Untuk Masyarakat. Kehadiran Polri bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat nyata di bidang kesehatan dan kemanusiaan.

"Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, berbagi kepedulian, mempererat persaudaraan, serta memberikan pelayanan terbaik. Semoga anak-anak yang mengikuti khitanan tumbuh menjadi generasi yang sehat, saleh, berbakti kepada orang tua, serta membawa manfaat bagi bangsa dan negara," ungkapnya penuh harap.

Kapolres berharap kolaborasi bersama berbagai elemen masyarakat, seperti MWCNU, terus terjalin sehingga semakin banyak kegiatan sosial yang mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat Bondowoso.

Setiap Kebaikan adalah Sedekah

Dalam ajaran Islam, membantu sesama, meringankan beban masyarakat, dan memudahkan urusan orang lain merupakan amalan yang berpahala besar. Kepedulian yang ditunjukkan Kapolres Bondowoso melalui bakti kesehatan ini bukan sekadar bentuk pengabdian sebagai aparat negara, tetapi juga menjadi ikhtiar menebar kemaslahatan yang insyaallah bernilai sedekah dan menjadi amal jariyah selama manfaatnya terus dirasakan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar. Layanan yang diberikan meliputi tindakan khitan, pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, hingga edukasi kesehatan oleh tenaga profesional.

"Pengabdian terbaik bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi masyarakat. Ketika pelayanan diberikan dengan keikhlasan, setiap langkah menjadi ladang pahala, setiap senyuman warga menjadi doa, dan setiap kebaikan akan kembali sebagai keberkahan yang tak ternilai."tukasnya.

Editor : Bamz