Goyangan Lidah Si Kecil Kembali Bergairah, Menu Ayam Tepung "Kriuk Spesial" SPPG Taman Krocok Jadi Jawaban

Menu Spesial bergizi tinggi disajikan oleh SPPG Taman Krocok. (Foto dok Bam"z)
Menu Spesial bergizi tinggi disajikan oleh SPPG Taman Krocok. (Foto dok Bam"z)

Bondowoso| Berita-kompas.com – Suasana makan siang di SDN Kretek, Kec. Taman Krocok, Kab. Bondowoso, akhir-akhir ini berbeda. Tak ada lagi wajah cemberut atau ompreng yang nyaris penuh usai bel istirahat berbunyi. Anak-anak justru terlihat antre dengan semangat, menanti porsi ayam tepung kriuk dengan sentuhan unik yang diluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Taman Krocok.

Menu ayam tepung yang awalnya terkesan biasa, kini disulap menjadi "ayam tepung saus madu wijen" dan "ayam tepung pedas manis ala rumahan" dengan balutan rempah khas. Kehadiran menu ini disebut-sebut menjadi pemicu naiknya selera makan siswa yang sebelumnya kerap meninggalkan lauk pauk.

Kepala SDN Kretek, Dhafir, S.Pd. , tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Menurutnya, inovasi menu di SPPG memberikan dampak nyata.

“Dulu, banyak anak yang hanya makan nasi dan sayur, lauk ayam tepung biasa sering ditinggal. Tapi setelah ada variasi rasa yang unik, mereka malah minta tambah. Bahkan anak yang paling picky eater pun ikut menghabiskan porsinya. Ini luar biasa untuk mendukung konsentrasi belajar mereka,” ujar Dhafir dengan antusias.

Sementara itu, Kepala SPPG Taman Krocok, Burhanuddin Rabbani, S.E. , menjelaskan bahwa terobosan ini lahir dari hasil observasi tim gizi dan masakannya terhadap kebiasaan anak-anak.

“Kami tidak sekadar menyediakan makanan bergizi, tapi juga harus menarik. Anak-anak itu suka tekstur renyah dan rasa yang familiar tapi beda. Maka kami bereksperimen dengan saus yang ringan, tidak terlalu manis atau pedas, serta menggunakan ayam segar dengan tepung rendah minyak. Alhamdulillah, responnya melebihi target. Sekarang tingkat konsumsi lauk protein di sekolah ini naik hampir 40 persen,” jelas Burhanuddin senin (08/06).

Ia menambahkan, menu unik ayam tepung ini akan terus dihadirkan secara bergiliran dengan inovasi lain seperti ayam tepung keju oregano dan ayam tepung sambal matah khas SPPG.

Rencananya, menu sukses ini juga akan diterapkan di tiga sekolah binaan SPPG Taman Krocok lainnya. Para guru pun mulai melaporkan perubahan positif: anak lebih bersemangat mengikuti pelajaran siang hari karena tidak ada lagi yang kelaparan.

“Jika perutnya kenyang dengan makanan yang disukai, hatinya senang, maka belajarnya pun nyaman. Itu inti dari program pemenuhan gizi berbasis selera anak,” pungkas Dhafir.

Kriuk ayam tepung unik dari SPPG Taman Krocok pun kini menjadi legenda baru di kantin sehat sekolah—bukan sekadar menu, tapi kunci membuka nafsu makan generasi ceria.

Editor : Bamz