SPPG Taman Krocok Hadirkan Menu Istimewa dan Bergizi Lengkap Pasca Lebaran 2026

Reporter : Bamz
Menu SPPG Taman Krocok Pasca Lebaran 2026 (foto dok BK)

Bondowoso| Berita-kompas.com – Usai momen Idul Fitri 2026 yang identik dengan hidangan bersantan, manis, dan bersantan kental, SPPG Taman Krocok kembali menggebrak dengan menyajikan menu istimewa yang tak hanya lezat, tetapi juga kaya gizi seimbang. Program pasca lebaran ini dirancang khusus untuk memulihkan kesehatan para siswa agar kembali bugar setelah sepekan lebih menikmati hidangan khas Lebaran.

Kepala SPPG Taman Krocok, Burhanuddin Rabbani, menjelaskan bahwa menu yang disajikan merupakan hasil kolaborasi dengan ahli gizi. “Setelah Lebaran, biasanya tubuh kekurangan serat dan kelebihan lemak jenuh. Kami hadirkan menu yang mengembalikan keseimbangan nutrisi. Istimewa karena tetap enak, tetapi rendah gula dan santan,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Selasa (31/03/2026).

Salah satu menu unggulan yang langsung diserbu para siswa yakni Ayam Bumbu Bali dan Nasi putih tanpa santan tumis sayur dan tempe goreng rendah gula, serta buah anggur merah, untuk variasi. 

“Puas banget! Biasanya habis Lebaran malah enek sama makanan bersantan, tapi di sini makannya enak dan badan jadi segar,” ujar Andi, salah satu Siswa SDN Taman Krocok.

SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Taman Krocok memang dikenal konsisten menghadirkan makanan sehat berbasis pangan lokal. Pasca lebaran ini.

Dalam setiap porsi menu, tim gizi memastikan kandungan serat mencapai 8 gram, protein 20 gram, serta rendah lemak jenuh. Tak hanya itu, semua bahan diolah tanpa MSG dan gula pasir berlebih, menggantinya dengan gula aren dan rempah alami.

“Kami ingin membuktikan bahwa makanan sehat pasca lebaran tetap bisa istimewa. Tidak perlu khawatir dengan rasa hambar. Justru dengan bumbu lengkap, cita rasanya lebih kaya,” tambah Burhanuddin.

Sementara itu, Salah satu warga desa taman yakni Bapak Rahman (45), mengaku sangat terbantu sekaligus terkesan dengan menu yang disajikan untuk putranya.

"Jujur, baru pertama kali ini putra saya merasakan makanan yang sehat tapi enak katanya. Biasanya kalau dengar kata 'makanan bergizi', bayangan saya hambar kayak makanan rumah sakit. Tapi ini luar biasa. Ayamnya gurih tanpa santan, nasinya pulen, sayurnya masih segar. Anak-anak saya sangat doyan," ujar Rahman dengan antusias saat ditemui di rumahnya, berharap program ini terus berkelanjutan.

Editor : Bamz

Info Publik
Berita Populer
Berita Terbaru