Diduga Hanyut Saat Seberangi Sungai Sampean Baru Bondowoso dengan Berenang, Pria Asal Sumenep Hilang

Reporter : Bamz

BONDOWOSO | Berita-kompas.com – Seorang pria berinisial AY (45) dilaporkan hilang diduga hanyut di aliran Sungai Sampean Baru, Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso, Kamis (22/1/26). Korban adalah warga asal Dusun Tajjan, Desa Bungbungan, Kabupaten Sumenep, yang tengah berkunjung ke keluarga di Bondowoso.

Berdasarkan keterangan Kepala Desa Gentong, H. Misyono, AY merupakan mantan warga Gentong yang telah pindah ke Sumenep. Ia datang sekitar lima hari sebelumnya untuk menjenguk keluarga.
“Sekitar lima hari yang lalu dia datang ke Desa Gentong untuk menjenguk keluarganya,” ujar Misyono.

Tragedi ini berawal pagi itu, sekitar pukul 07.00 WIB. AY yang berprofesi sebagai petani berpamitan kepada anaknya untuk pergi ke sawah dan berencana mengunjungi menantunya yang tinggal di Desa Kali Tapen. Untuk mencapai lokasi, ia diketahui berniat menyeberangi Sungai Sampean Baru dengan cara berenang.

Namun, rencana itu berakhir misterius. Hingga pukul 13.00 WIB, AY tak kunjung tiba di tujuan. Kekhawatiran pun muncul setelah menantunya, Mashuda (31), melaporkan bahwa AY tidak terlihat di sawah.
“Menantu korban yang juga tinggal di Gentong tidak menemukannya di sawah dan segera memberi kabar kepada keluarga,” jelas Misyono.

Pihak keluarga yang resah langsung bergerak melakukan pencarian awal di sekitar bantaran sungai. Upaya tersebut kemudian berubah menjadi operasi gabungan pada sore hari. Pencarian melibatkan warga, perangkat Desa Gentong, Polsek Taman Krocok, dan personel BPBD Kabupaten Bondowoso.

Meskipun pencarian intensif difokuskan di sepanjang aliran sungai, nasib AY masih menjadi tanda tanya. Hingga pukul 16.00 WIB, korban belum ditemukan. Tim terpaksa menghentikan sementara operasi pencarian karena keterbatasan cahaya dan akan berkoordinasi untuk menentukan strategi lebih lanjut.

“Kami mendapat informasi bahwa Kapolres Bondowoso direncanakan akan turun langsung ke TKP besok, Jumat (23/1), untuk memimpin pencarian,” imbuh Misyono.

Pemerintah Desa Gentong mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai, serta mengajak semua pihak mendoakan agar AY segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Editor : Bamz

Info Publik
Berita Populer
Berita Terbaru