BONDOWOSO| Berita-kompas.com – Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, di Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, membawa harapan bagi ratusan masyarakat kurang mampu. Di balik suksesnya agenda penyaluran bantuan tersebut, Polsek Curahdami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif melalui pengamanan yang terencana serta sinergi lintas instansi,Sabtu (18/7/2026)
Kunjungan kerja yang berlangsung mulai pukul 09.26 hingga 10.00 WIB itu dipusatkan di Kantor Kecamatan Curahdami dan Pondok Pesantren Nurul Islam, Desa Poncogati. Selain menyapa masyarakat, Menko Pangan menyalurkan bantuan beras dan tali asih kepada warga yang membutuhkan.
Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, S.H., menyampaikan bahwa kunjungan Menko Pangan disambut oleh Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid, S.Ag., H. Achmad Samsul Askandar, S.H., M.H., Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Bondowoso Raden Saudia Yourdan Islami Taufik, S.STP., jajaran Muspika Plus Kecamatan Curahdami, seluruh kepala desa se-Kecamatan Curahdami, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam KH. Syaifullah Khalil, serta 350 warga penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga beras melalui pelaksanaan operasi pasar murah. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia agar kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau dan ketahanan pangan nasional semakin kuat.
Ia juga mengajak Bupati Bondowoso, tokoh masyarakat, serta unsur pimpinan daerah menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat. Menko Pangan turut menyampaikan apresiasi kepada Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam atas sambutan hangat yang diberikan serta dukungan seluruh masyarakat terhadap program pemerintah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan bangsa, sesi dialog bersama para santri, serta foto bersama sebagai simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyalurkan 350 paket Beras SPHP masing masing seberat 5 kilogram disertai tali asih kepada masyarakat. Sebanyak 150 paket diserahkan di Kantor Kecamatan Curahdami, sedangkan 15 paket disalurkan secara simbolis di Pondok Pesantren Nurul Islam sebagai perwakilan dari 200 penerima manfaat lainnya.
Untuk memastikan seluruh agenda berjalan lancar, Polsek Curahdami melaksanakan pengamanan terpadu bersama TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Banser, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta pihak pondok pesantren. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Curahdami dengan melibatkan 20 personel Polri, 18 personel TNI, 10 personel Satpol PP, 2 petugas Dinas Perhubungan, dan 10 anggota Banser, termasuk pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur yang dilalui rombongan.
Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, S.H. mengatakan, keberhasilan pengamanan merupakan hasil sinergi seluruh unsur yang memiliki komitmen sama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat maupun tamu negara.
"Pengamanan bukan hanya tentang menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga menjadi bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat dan dukungan terhadap setiap program pemerintah. Alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh unsur pengamanan dan partisipasi masyarakat, seluruh rangkaian kunjungan Menko Pangan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, serta penuh suasana kekeluargaan," ujar AKP Muktamar kepada awak media masbhabinnews.
Usai seluruh agenda di Kecamatan Curahdami selesai, rombongan Menko Pangan melanjutkan kunjungan kerja menuju Pabrik Rokok 88 di Kecamatan Tamanan.
Keberhasilan pengamanan ini kembali membuktikan bahwa sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat merupakan fondasi utama dalam menyukseskan setiap agenda kenegaraan. Dengan semangat kebersamaan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak hanya menghadirkan bantuan, tetapi juga menumbuhkan optimisme bahwa pelayanan publik yang humanis akan terus menjadi prioritas demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Editor : Bamz